makanan tradisional

5 MAKANAN TRADISIONAL INI HAMPIR PUNAH DITELAN JAMAN,APA YANG HARUS KITA LAKUKAN?

Spread the love

Di era kemajuan jaman ini tentunya sangat berpengaruh besar terhadap berbagai aspek kehidupan. Tidak heran hampir semua orang menginginkan baik dari pendidikan,pekerjaan,dan penghasilan yang tinggi,wajar saja karena pengaruh global yang terus berkembang pesat di dunia.

Hampir gaya hidup orang sekarang meniru gaya kebarat-baratan. Tidak hanya gaya hidup saja yang berpengaruh besar,namun dari segi makanan pun kini sudah terasa,bahkan disetiap daerah hampir kita jumpai menu masakan ala barat. Ada pancake,spaghetti,steak,tuna sandwich dan lain-lain.

Berbeda dengan makanan tradisional kita terbalik dengan masakan barat. Kita hidup di negara sendiri namun sangat jarang bahkan hampir tidak kita jumpai disetiap daerah. Harusnya kita bangga dan kita lestarikan makan-makanan tradisional kita,karena bagaimanapun itu sebagai cermin budaya bangsa kita Indonesia. Apa jadinya kalau diakui oleh negara lain,tentunya kita sangat sedih sebagai penerus bangsa.

Berikut ini 5 makanan tradisional yang hampir jarang kita jumpai

1. Ciwel

Ciwel adalah salah satu makanan tradisional yang berasal dari banyumas yang teksturnya lumayan alot berwarna hitam lumayan kecoklatan. Ciwel ini prosesnya memang cukup lama karena terbuat dari bahan dasar singkong yang direndam dengan cairan rendaman jerami padi.

Saat ini sudah jarang ditemukan karena mungkin proses pembuatanya tidak diturunkan kegenerasi yang lebih muda sehingga benar-benar lumayan sulit untuk mencari makan tersebut,bahkan lama kelamaan hampir punah..

2. Cimplung

Cimplung berasal dari kata cemplung yang artinya dimasukan dalam air. Cimplung sendiri adalah salah satu makanan khas banyumas yang berbahan dasar singkong. Yang dimaksud cemplung adalah singkong yang sudah direbus matang lalu dimasukan kedalam air gula merah. Sehingga tercipta rasa yang manis dan enak. Makanan ini sangat cocok dihidangkan di pagi hari buat sarapan.

3. Cenil

Masih salah satu makan tradisional banyumas yang terbuat dari bahan dasar singkong dan tepung kanji. Makanan ini tekturnya sangat kenyal saat dimakan yang dicampur dengan parudan kelapa atau ampas sehingga menciptakan rasa yang sangat enak untuk dinikmati

Makanan ini berwarna-warni karena pembuatanya dicampur dengan pewarna,ada merah,hijau,putih dan lain-lain tergantung kita memberinya warna apa.

4. Gatot

Adalah salah satu makanan tradisional yang berbahan dasar ketela yang dicampur dengan ampas kelapa. Bentuknya berwarna coklat kehitaman. Banyak masyarakat menyebutkan makanan ini sebagai pengganti nasi. Proses pembuatanya cukup lama namun makanan ini sangat banyak mengandung gizi terutama unsur karbohidrat.

Makanan ini tergolong langka saat ini karena kemajuan jaman yang sangat meningkat,adapun mungkin disajikan di dalam acara-acara adat tertentu.

5. Lupis

Adalah makanan tradisional banyumas yang terbuat dari beras ketan yang dimasak dan dibungkus dengan daun pisang,sehingga terbentuk hampir sama dengan lontong namun proses penyajianya dengan dicampurkan cairan gula jawa dan ditaburi ampas kelapa.

Makanan ini juga sangat baik penyajianya saat pagi hari untuk sarapan,prosesnya terbilang cukup mudah dibandingkan dengan yang lain. Makanan ini mengandung unsur karbohidrat yang cukup baik untuk penambah tenaga.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *