Mudah, Ini Cara Budidaya Bayam Organik yang Praktis

Spread the love

Cara budidaya bayam organik ternyata cukup mudah untuk dipraktekkan. Menanam bayam ini juga tak jauh berbeda dengan menanam bayam non organik seperti yang biasa dijumpai. Pembeda yang paling menonjol adalah metode pengendalian hama yang tidak menggunakan pestisida namun dengan memasukan lawan alami dari hama yang menyerang tanaman tersebut.

Langkah-langkah Untuk Budidaya Bayam Organik Yang Efisien

Sebelum salah kesuksesan dalam menanam bayam organik diperlukan pengetahuan bagaimana cara tanamnya. Perhatikan inti kunci untuk menanam bayam secara organik dan berbagai faktor lainnya yang mendukung. Berikut adalah langkah mudah yang bisa kamu ikuti sebagai cara budidaya bayam organik yang ideal.

1. Persiapkan bibit bayam

Bibit bayam yang baik umumnya diambil dari sejak bayam berusia 3 bulan. Pasalnya, bibit yang berasal dari tanaman muda lebih sulit untuk bertahan dalam jangka waktu lama, selain itu perkecambahannya pun cenderung rendah. Kebutuhan benih yang ideal adalah 5-10 kg untuk setiap hektar. Setelah bibit bayam dipanen, dapat langsung ditanam.

2. Mengolah lahan tanam

Memilih lahan tanam terbaik penting untuk tumbuh kembang bayam. Gunakannya lahan yang gembur. Berikut beberapa cara menyiapkan lahan sebagai awal dari cara budidaya bayam organik:

● Haluskan lahan menggunakan metode menghaluskan lahan
● Buah badengan dengan lebar kurang lebih 1 meter dan tinggi 20 sampai 30 cm
● Buat celah antar bedengan sekitar 30 cm
● Posisikan bedengan membujur ke timur barat agar penyinaran dapat lebih maksimal.
● Selain menyiapkan tanah yang gembur, Anda juga perlu memperhatikan tingkat derajat keasaman daerah yang hendak ditanami bayam. pH ideal untuk tumbuhan ini adalah kurang dari 6.

Kamu juga perlu menetralkan tanah dengan pakai kapur serta dolomit kurang lebih sebanyak 2-3 ton per hektar. Jika ternyata pH lebih dari 7, maka bisa gunakan belerang untuk menetralkannya.

3. Pemupukan

Jika kondisi tanah sudah seimbang, taburkan pupuk kandang sebanyak 10 ton untuk per hektarnya. Cara tanam bayam organik yang disarankan adalah pakai pupuk yang berasal dari kotoran ayam. Pasalnya, pupuk ini memiliki nitrogen yang diperlukan untuk bayam nantinya.

4. Penebaran bibit

Cara menanam bayam di rumah selanjutnya adalah dengan penebaran bibit. Metode tanam yang digunakan umumnya dengan cara disebar dengan menggunakan saringan atau tangan. Tabur bibit baya kira-kira 0,5 sampai 1 gr per meter persegi.

5. Perawatan budidaya bayam organik

Supaya cara menanam bayam organik bisa optimal, kamu perlu memperhatikan perawatannya. Saat bibit disebar untuk pertama kali, perlu melakukan perawatan secara teliti. Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan.

● Jika dalam periode kemarau, maka siram bayam 2 kali sehari dan pastikan kelembaban tanah sudah tepat sampai nantinya bibit mulai berkecambah.
● Jika tunas sudah mulai muncul, maka perlu penyiangan gulma dan tumbuhan liar yang ada di sekitar tanaman.
● Singkirkan hama yang dapat mengganggu pertumbuhan bayam. Bisa mengatasinya dengan pendirusan yang dilakukan secara teratur. Jika kurang maksimal, bisa pula menggunakan pestisida hayati.
● Jika bayam telah berusia 2 minggu namun daunnya menguning, Anda bisa beri pupuk tambahan dengan kompos yang sudah matang atau kotoran ayam.

6. Panen dan pasca panen

Bayam organik sudah dapat kamu panen ketika berumur 20 hari atau sudah bertumbuh setinggi 20 cm. Sedangkan untuk tipe bayam potong, idealnya dipanen ketika berusia 1 sampai 1,5 bulan dengan interval seminggu sekali pemanenan.

Itulah beberapa cara budidaya bayam organik yang mudah untuk dipraktekan. Selain pada lahan yang terbatas, langkah-langkah tadi juga bisa diaplikasikan sebagai cara yang bisa diikuti dan menyesuaikannya saja. Semoga pemaparan diatas bisa memberikan gambaran langsung.

Pengen jadi sesuatu yang berbeda dengan yang lain.Saya cuma publisher ecek-ecek yang hanya apa adanya,tapi pengen menjadi TOP PUBLISHER.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *