proses pembuatan batu bata merah

TAHUKAH KAMU BATU BATA MERAH ADIPALA KUALITASNYA KIAN MENDUNIA!

Spread the love

Batu bata merah adalah batu yang dibuat dari tanah liat yang diolah atau dicampur dengan pasir dan abu yang dicetak berbentuk kotak. Batu bata ini umumnya dibuat sebagai bahan dasar pembuatan dinding atau beton pondasi rumah.

Batu bata merah atau yang kerap disebut bata abang ini dapat anda jumpai di setiap desa di kecamatan adipala,karena warga setempat mayoritas bermata pencaharian sebagai pengrajin bata merah.

Batu bata merah adipala ini memiliki keunggulan yang luar biasa dibandingkan dengan bata merah yang lain. Disamping warnanya yang sangat merah,bata abang adipala ini sangat keras dan kokoh bila dibuat dinding.

Nah, tahukah kamu bagaimana pembuatan atau proses pembuatan batu bata merah dan apa saja sih yang dibutuhkan untuk membuat proses batu bata dan dengan apa prosenya. Untuk proses pembuatan bata abang ini ada 2 metode.

Metode pembuatan batu bata merah

1. Metode Tradisional

Metode tradisional ini yang dimaksud adalah suatu proses pencampuran tanah yang dijadikan sebuah adonan yang akan dijadikan batu bata dengan menggunakan cangkul. Tenaga yang dibutuhkan mutlak dengan tenaga manusia belum menggunakan mesin sama sekali. Namun metode ini sudah jarang digunakan pada saat ini,dikarenakan belum terlalu hancur pencampuran tanahnya.

2. Metode Modern

Seiring perkembangan jaman dan teknologi yang terus maju diberbagai bidang,kini berdampak positif juga di bidang pembuatan batu bata. Dulu yang selalu mengolah tanah yang akan dicetak batu bata selalu menggunakan tenaga manusia,kini beralih mencetak batu bata dengan menggunakan mesin yang kerap disebut dengan Mollen.

Mollen ini dirancang khusus untuk pembuatan adonan batu bata yang akan dicetak,walaupun harganya relatif cukup mahal,namun ini sangat membantu dan mempercapat proses pembuatan batu bata dan juga tenaga manusia itu sendiri tidak terlalu terfosir.

Bahkan sampai saat ini hampir mayoritas masyarakat yang bermata pencaharian sebagai pencetak bata abang menggunakan mesin mollen tersebut.

Perlu kalian ketahui juga didalam proses pembuatan batu bata ada istilah atau sebutan sendiri-sendiri loh….

1. Nyitak (Nyetak)

Nyitak dalam basa jawa atau nyetak adalah proses pembentukan pembuatan batu bata yang menggunakan cetakan yang umumnya berbentuk kotak memanjang. Setalah adonan selesai dibuat diproses barulah proses nyitak atau nyetak ini berjalan.

Nyitak atau nyetak ini juga ada yang manual dan juga ada juga yang menggunakan mesin. Banyak tidaknya hasil bata abang tergantung cepat tidaknya dalam proses nyitak ini.

2. Ngangkrik

Adalah sebuah proses penjemuran batu bata yang sudah dicetak agar cepat kering. Prosesnya pun ditata memanjang dan lumayan berongga agar batu bata yang setelah dicetak cepat kering. Cepat keringnya batu bata juga sangat berpengaruh dalam penempatan tempat angkrik ini,biasanya ditempatkan ditempat yang langsung bertemu dengan sinar matahari.

3. Lingga

Lingga adalah proses penataan batu bata yang siap untuk dibakar. Lingga ini sangat berpengaruh juga dalam proses pewarnaan batu bata,ada yang berpendapat kalau terlalu lebar batu bata warnanya akan sangat kurang dan juga bisa mengakibatkan terlalu banyak bahan yang dibuat untuk membakar.

4. Umpak

Hampir sama dengan lingga namun umpak ini sendiri adalah proses menaikan batu bata yang dijadikan selimut luar pembakaran ke atas sampai berbentuk seperti gunungan. Umpak ini sedikitnya 4 orang agar prosesnya cepat selesai.

5. Stapel

Proses ini bisa disebut proses pemajangan batu bata merah yang siap untuk dijual. Stapel ini juga dapat digunakan untuk mengetahui berapa jumlah banyaknya batu bata yang siap untuk dijual. Stapel ini juga sangat mempengaruhi rapih tidaknya proses pembuatan batu bata.

 

 

 

 

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *